UMY Bersama Kwarda DIY Selenggarakan Program Pengabdian Masyarakat Skema Khusus Edukasi dan Mitigasi Bencana Tahun 2026

Yogyakarta — Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) bekerja sama dengan Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta akan menyelenggarakan Program Pengabdian Masyarakat Skema Khusus Edukasi dan Mitigasi Bencana Tahun 2026. Program strategis ini menjadi wujud nyata sinergi perguruan tinggi dan Gerakan Pramuka dalam memperkuat kapasitas masyarakat, khususnya generasi muda, dalam menghadapi risiko kebencanaan.

Program ini merupakan salah satu hasil dari kunjungan jajaran Universitas Muhammadiyah Yogyakarta kepada Ketua Kwarda DIY saat itu, Kak GKR Mangkubumi, yang dilaksanakan di nDalem Poenokawan pada Jumat, 29 Agustus 2025. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat untuk mengembangkan kolaborasi berkelanjutan dalam bidang edukasi dan mitigasi bencana berbasis kepramukaan.

Launching Program Digelar 4 Februari 2026

Kegiatan Launching Program Pengabdian Masyarakat Skema Khusus Edukasi dan Mitigasi Bencana dijadwalkan akan dilaksanakan pada Selasa, 4 Februari 2026, bertempat di lingkungan Kantor Kwarda DIY. Kegiatan ini direncanakan akan dihadiri langsung oleh Ketua Kwarda DIY Kak GKR Hayu serta Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Zuli Qodir, M.Ag.

Selain sebagai seremoni pembukaan program, kegiatan launching ini juga dirangkaikan dengan peresmian pengolahan sampah mandiri yang berada di lokasi Kantor Kwarda DIY. Fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi pusat edukasi lingkungan dan mitigasi bencana berbasis pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

“Launching kegiatan Program Pengabdian kepada Masyarakat akan dihadiri oleh Ketua Kwarda dan Wakil Rektor UMY sekaligus membuka kegiatan serta peresmian pengolahan sampah mandiri yang berada di lokasi Kantor Kwarda DIY,” ungkap Dr. drg. Laelia Dwi Anggraini, Sp.KGA, Subdirektorat Pengabdian Masyarakat Dosen UMY, saat diwawancarai melalui sambungan telepon.

Libatkan 16 Dosen UMY dalam Pengabdian Masyarakat

Dalam pelaksanaan Program Pengabdian Masyarakat Skema Khusus ini, sebanyak 16 dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta akan terlibat secara aktif. Para dosen tersebut berasal dari berbagai latar belakang keilmuan dan akan berkontribusi dalam kegiatan edukasi, pendampingan, serta penguatan kapasitas mitigasi bencana bagi anggota Pramuka dan masyarakat sekitar.

Adapun daftar nama dosen yang terlibat tercantum dalam lampiran undangan resmi kegiatan launching. Keterlibatan lintas disiplin ini diharapkan mampu memberikan pendekatan yang komprehensif dan aplikatif dalam upaya pengurangan risiko bencana.

Perkuat Peran Pramuka dalam Edukasi dan Mitigasi Bencana

Kerja sama antara UMY dan Kwarda DIY ini menegaskan peran strategis Gerakan Pramuka sebagai mitra utama dalam pendidikan karakter, kepedulian lingkungan, serta kesiapsiagaan bencana. Melalui program ini, Pramuka diharapkan tidak hanya menjadi pelaku kegiatan sosial, tetapi juga agen perubahan dalam membangun masyarakat yang tangguh bencana.

Dengan mengusung semangat kolaborasi, edukasi, dan pengabdian, Program Pengabdian Masyarakat Skema Khusus Edukasi dan Mitigasi Bencana Tahun 2026 ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta.

— bppramukadiy.or.id

Post a Comment

أحدث أقدم