Yogyakarta – Pengurus Daerah Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (PD PFI DIY) bekerja sama dengan PT Pos Indonesia menyelenggarakan workshop filateli bertajuk Kepanduan bagi pelajar se-Daerah Istimewa Yogyakarta pada Sabtu (12/4/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Filateli Nasional 2026 yang sebelumnya telah dicanangkan oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, pada 29 Maret 2026 di Taman Budaya Embung Giwangan Yogyakarta.
Workshop ini juga memiliki makna khusus karena bertepatan dengan Hari Bapak Pramuka Sri Sultan Hamengkubuwono IX, sehingga mengusung tema kepanduan yang mengangkat nilai sejarah, pendidikan karakter, dan semangat kepramukaan.
Angkat Tema Kepanduan melalui Mini Pameran Filateli
Dalam kegiatan ini, peserta tidak hanya mengikuti workshop, tetapi juga disuguhkan mini pameran filateli pramuka yang menampilkan koleksi benda-benda pos bertema kepanduan dari berbagai negara di dunia.
Display pameran dikemas dalam tiga frame koleksi yang menarik dan edukatif, sehingga memudahkan peserta dalam memahami perkembangan filateli bertema kepanduan secara global.
Menariknya, peserta dan panitia juga mengenakan scarf yang menyerupai hasduk pramuka sebagai simbol kebanggaan terhadap sosok Bapak Pramuka Indonesia yang berasal dari Yogyakarta.
Dibuka oleh Aria Nugrahadi
Workshop filateli ini secara resmi dibuka oleh Aria Nugrahadi, S.T., M.Eng., selaku Asisten Sekretariat Daerah DIY Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.
“Kegiatan ini sungguh luar biasa, berada di lokasi dan waktu yang tepat,” ungkap Aria Nugrahadi.
Dalam sambutannya, Aria juga mengenang kembali sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia yang memiliki keterkaitan erat dengan Yogyakarta sebagai salah satu pusat perjuangan bangsa.
Ia menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan filateli sebagai sarana penting dalam pendokumentasian sejarah serta pembelajaran nilai ketekunan dan keuletan dalam merawat benda-benda pos, khususnya perangko.
Kolaborasi Lintas Lembaga dan Partisipasi Pelajar
Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah dan organisasi, antara lain Kepala Biro Hukum Setda DIY, Penelaah Teknis Kebijakan Inspektorat DIY, pimpinan Kantor Pos Besar Yogyakarta, jajaran PD PFI DIY, serta pimpinan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka DIY.
Peserta workshop merupakan pelajar dari berbagai sekolah di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain itu, hadir pula Ketua Dewan Kerja Pramuka dari Kabupaten Gunungkidul, Bantul, dan Kota Yogyakarta.
Partisipasi pelajar dalam kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya mengenalkan filateli sejak dini sebagai sarana edukasi yang menarik dan bernilai sejarah.
Edukasi Filateli Melalui Praktik Langsung
Selain mengikuti materi workshop, para peserta juga diajak untuk mengikuti tur edukatif di mini pameran filateli pramuka yang dipandu langsung oleh Bambang Pamungkas selaku Sekretaris PD PFI DIY.
Dalam sesi ini, peserta diperkenalkan berbagai jenis benda pos, cara merawat koleksi filateli, hingga teknik menata dan menampilkan koleksi agar layak dipamerkan.
Tidak hanya itu, peserta juga mendapatkan pengalaman langsung melalui simulasi pengiriman kartu pos, sehingga mereka dapat memahami proses layanan pos sekaligus nilai historis di balik kegiatan berkirim surat.
Filateli sebagai Media Edukasi Generasi Muda
Melalui kegiatan workshop ini, PD PFI DIY bersama PT Pos Indonesia berharap dapat menumbuhkan minat generasi muda terhadap dunia filateli.
Filateli tidak hanya menjadi kegiatan koleksi, tetapi juga sarana pembelajaran sejarah, budaya, serta pengembangan karakter seperti ketelitian, kesabaran, dan kecintaan terhadap warisan bangsa.
Dengan mengangkat tema kepanduan, kegiatan ini juga memperkuat nilai-nilai kepramukaan yang selaras dengan semangat filateli, yaitu belajar, berkarya, dan berkontribusi bagi masyarakat.
Melalui workshop ini, filateli diharapkan semakin dikenal luas oleh generasi muda sebagai bagian dari budaya dan sejarah bangsa yang patut dilestarikan.

Posting Komentar