Buku “Cari, Kumpulkan, dan Lestarikan”, Panduan Pertama Koleksi Memorabilia Kepanduan di Indonesia

Literasi & Sejarah Pramuka

Jakarta — Dunia literasi kepramukaan Indonesia kembali bertambah dengan terbitnya sebuah buku baru berjudul “Cari, Kumpulkan, dan Lestarikan”. Buku ini resmi diterbitkan pada 26 Januari 2026 dan menjadi panduan pertama di Indonesia yang secara khusus membahas hobi dan aktivitas mengoleksi memorabilia kepanduan.

Tentang Buku dan Penulis

Buku “Cari, Kumpulkan, dan Lestarikan” merupakan karya Berthold DH Sinaulan, atau yang akrab disapa Kak Be. Buku ini diterbitkan oleh Perkumpulan Kolektor Memorabilia Kepanduan Indonesia, yang dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Indonesia Scout Collectors Society (ISCS).

ISCS sendiri merupakan wadah komunitas para kolektor memorabilia kepanduan di Indonesia yang berdiri di Jakarta pada 20 Mei 2024. Kehadiran organisasi ini menjadi tonggak penting dalam upaya menghimpun, merawat, dan melestarikan berbagai benda bersejarah terkait dunia kepanduan dan kepramukaan.

Isi dan Keunggulan Buku

Buku dengan ISBN 978-634-04-6371-2 ini dicetak full colour dan memiliki ketebalan 63 halaman isi, dilengkapi dengan 9 halaman pendahuluan. Karya ini menjadi salah satu buku kepramukaan terbaru dari Kak Be, yang dikenal konsisten menulis tema kepanduan dan kepramukaan.

Secara rinci, buku ini membahas panduan mengoleksi berbagai memorabilia kepanduan, antara lain:

  • Seragam dan tanda-tanda kepanduan.
  • Kartu anggota dan sertifikat kegiatan.
  • Pin dan badge kepanduan dari berbagai masa.
  • Buku, majalah, dan publikasi kepanduan.
  • Koleksi filateli (prangko dan benda pos).
  • Numismatik seperti medali dan mata uang bertema kepanduan.
  • Kartu telepon dengan desain kepanduan.

Kepanduan dan Jejak Sejarah Panjang

Sejak dimulainya gerakan kepanduan dunia pada tahun 1907 dan masuk ke Indonesia (saat itu Hindia-Belanda) pada 1912, gerakan pendidikan nonformal ini telah berkembang sangat pesat. Saat ini tercatat sekitar 25 juta anggota Gerakan Pramuka di Indonesia, atau lebih dari 40 persen dari total pandu dunia yang mencapai sekitar 60 juta orang.

Perjalanan panjang tersebut tentu meninggalkan jejak sejarah yang kaya, salah satunya tercermin dari keberadaan berbagai benda kenangan dan atribut kepanduan yang terus berkembang dari masa ke masa.

Makna Mengoleksi dan Melestarikan Memorabilia Kepanduan

Buku ini menegaskan bahwa aktivitas mengoleksi memorabilia kepanduan bukan sekadar hobi atau nostalgia semata. Lebih dari itu, koleksi tersebut merupakan bukti sejarah perjalanan panjang gerakan kepanduan dan Gerakan Pramuka sebagai lembaga pendidikan karakter.

“Cari, Kumpulkan, dan Lestarikan” menjadi pengingat bahwa setiap benda kepanduan memiliki nilai edukatif, historis, dan kultural yang patut dijaga untuk generasi mendatang.

Sebagai buku pertama di Indonesia yang secara khusus mengangkat tema koleksi memorabilia kepanduan, karya ini dinilai sangat layak untuk dimiliki oleh para kolektor, pegiat kepramukaan, pembina, maupun pemerhati sejarah Gerakan Pramuka.

Kategori: Literasi Pramuka • Filateli & Memorabilia Kepanduan
Tanggal: 26 Januari 2026

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama