YOGYAKARTA — Semangat memperkenalkan sejarah dan nilai edukatif filateli kepada generasi muda turut hadir dalam Gebyar Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 yang diselenggarakan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Yogyakarta di Lippo Plaza Mall Yogyakarta, Minggu (23/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, filatelipramuka mendapat kesempatan menghadirkan stand tersendiri untuk menampilkan sejumlah koleksi filateli bertema kepramukaan. Kehadiran stand tersebut menjadi bagian dari upaya mengenalkan filateli sekaligus mengedukasi masyarakat, khususnya pengunjung pusat perbelanjaan, mengenai sejarah dan manfaat mengoleksi benda-benda filateli.
Koleksi Filateli Pramuka Dikemas Menjadi Cerita Bernarasi
Sejumlah koleksi yang ditampilkan filatelipramuka tidak sekadar dipamerkan sebagai benda koleksi. Berbagai benda filateli tersebut disusun menjadi sebuah cerita bernarasi sehingga pengunjung dapat memperoleh gambaran mengenai sejarah dan perjalanan kepramukaan melalui koleksi yang ditampilkan.
Penyajian tersebut menjadi salah satu cara untuk menjadikan filateli sebagai media edukasi sejarah. Koleksi perangko, sampul, maupun benda pos lainnya dapat menjadi sumber informasi yang memperlihatkan berbagai peristiwa dan perjalanan Gerakan Pramuka dari waktu ke waktu.
Melalui pendekatan tersebut, filateli juga dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan kembali sejarah kepramukaan kepada generasi muda sekaligus memperkuat pemahaman terhadap fundamental Gerakan Pramuka.
Kak Heroe Poerwadi Kunjungi Stand Filatelipramuka
Stand filatelipramuka juga mendapat kunjungan dari Ketua Kwarcab Kota Yogyakarta, Drs. Heroe Poerwadi, M.A., yang akrab disapa Kak Heroe Poerwadi.
Bersama rombongan, Kak Heroe melihat secara langsung sejumlah koleksi filatelipramuka yang telah disusun dan dikemas dalam bentuk cerita bernarasi. Koleksi tersebut menjadi media untuk memperkenalkan sejarah kepramukaan melalui benda-benda filateli.
“Bagus ini, untuk edukasi sejarah kepramukaan kepada peserta didik kita,” ungkap Kak Heroe Poerwadi saat melihat koleksi yang ditampilkan di stand filatelipramuka.
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk memperlihatkan bahwa filateli dapat dikembangkan sebagai media edukasi yang memiliki keterkaitan dengan sejarah dan kegiatan kepramukaan.
Kak Heroe Tanda Tangani Sampul Khusus Kepramukaan
Dalam kunjungannya, Kak Heroe Poerwadi juga berkesempatan menandatangani sampul khusus bertemakan kepramukaan yang kemudian menjadi bagian dari arsip koleksi filatelipramuka.
Sampul yang telah ditandatangani tersebut menjadi salah satu dokumentasi penting bagi filatelipramuka karena merekam momentum kegiatan Gebyar Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 di Kota Yogyakarta.
Filateli dan Pramuka Memiliki Ruang Edukasi yang Luas
Filateli bukan sekadar aktivitas mengumpulkan perangko. Benda-benda filateli dapat menjadi media untuk mengenal sejarah, budaya, tokoh, peristiwa, serta berbagai perkembangan yang pernah terjadi.
Dalam lingkungan Gerakan Pramuka, hobi mengoleksi benda-benda pos juga memiliki ruang dalam pembinaan anggota melalui Syarat Kecakapan Khusus (SKK) tertentu.
Hal tersebut membuka peluang bagi anggota Pramuka untuk mengembangkan minat terhadap filateli sekaligus memperoleh pengetahuan dan keterampilan melalui aktivitas mengoleksi, merawat, mengidentifikasi, serta mempelajari berbagai benda filateli.
Kehadiran filatelipramuka dalam Gebyar Hari Pramuka ke-65 Kwarcab Kota Yogyakarta menjadi salah satu contoh bagaimana koleksi filateli dapat dihadirkan di tengah kegiatan kepramukaan sebagai media edukasi yang menarik dan memiliki nilai sejarah.
Melalui pameran dan penyajian koleksi yang dikemas secara naratif, filateli diharapkan semakin dikenal sebagai salah satu media untuk mengenalkan sejarah kepramukaan sekaligus menumbuhkan minat generasi muda terhadap kegiatan mengoleksi dan melestarikan benda-benda bersejarah.


Posting Komentar